_Nafsu dan Cinta_


Perbedaan Nafsu dan Cinta

Dari judul tulisan ini kita telah tahu apa yang akan saya bahas. Ya benar, yang akan kita bahas adalah perbedaan antara nafsu dan cinta yang seringkali salah arti.
Untuk memulai pembahasaan ini sebaiknya kita renungkan sebuah masalah dibawah ini:
“Seorang remaja pria nekat membunuh temannya karena seorang wanita pujaan hatinya. Ia berdalih ketika tertangkap itu karena cintanya kepada sang wanita sehingga ia tak mau wanita itu dimiliki oleh orang lain. Ya, dalihnya adalah karena cinta”
Nah dari masalah diatas, menurut anda apakah itu benar karena cinta atau nafsu?
Tentu dengan mudah kita akan menjawab itu karena nafsu, dan kita merasa bangga karena bisa berkata begitu. Tapi apakah kita benar-benar tahu apa itu nafsu dan cinta?
Inilah tanggapan saya akan masalah itu. Saya tidak berkata bahwa opini saya ini benar, tapi disini saya ingin menyatakan pendapat saya.
Nafsu adalah sesuatu perasaan yang pasti dimiliki oleh semua orang, termasuk saya sendiri. Tapi itu bukan berarti kita harus merasa santai dan membiarkan nafsu kita berkembang tanpa kontrol, karena nafsu yang terlalu besar bisa membuat kita lupa diri dan lepas kendali.
Memang dengan nafsu kita bisa melakukan hal-hal yang diluar kendali, tapi dengan nafsu juga kita menjadi lebih giat untuk mengejar apa yang kita inginkan.
Sedangkan cinta adalah perasaan menyayangi sesuatu yang juga dimiliki oleh semua manusia. Disini perasaan menyanyangi juga bukan hanya kepada lawan jenis, orang tua atau sesama manusia saja tapi juga kepada lingkungan sekitar kita.
Perasaan cinta tidak harus meliki seperti nafsu, tapi lebih kepada merasa bahagia karena hal yang kita cintai bahagia, senang, dan tak mempunyai masalah.
Nafsu atau yang juga disebut hasrat dibutuhkan oleh manusia seperti halnya juga perasaan cinta yang harus dimiliki oleh manusia. Kedua hal ini berjalan bersamaan dan tak bisa dipisahkan begitu saja karena kedua hal ini bergabung menjadi apa yang kita sebut dengan Perasaan, yang kemudian membuat kita menjadi manusia.
Nafsu dan cinta akan selalu berjalan beriringan, dimana nafsu atau hasrat mementukan jalan kita untuk meraih impian, sedangkan cinta adalah pengontrolnya, yang membuat kita melihat sekeliling dan berusaha agar kita tak merusaknya karema nafsu yang berlebihan. Dan kedua hal ini harus dijaga keseimbangannya untuk selamanya karena bukan manusia bila tak memiliki perasaan cinta, tapi juga bukan berarti manusia bila ia tak memiliki nafsu.
Beberapa bahan renungan lagi yang akan saya berikan untuk menjadi bahan telaah.
Anda pasti telah mendengar kalimat dibawah ini”
Cinta itu buta, buta seperti apakah yang dimaksud disin?
Cinta bukan hanya perkataan tapi juga harus dibuktikan dengan perbuatan, perbuatan seperti apakah yang harus kita lakukan untuk membuktikannya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: