contoh penerapan queue dalam kehidupan sehari-hari fifo lifo

contoh penerapan queue dalam kehidupan sehari-hari fifo lifo
1.POINTER

Pointer merupakan tipe data berukuran 32 bit yang berisi satu nilai yang berpadanan
dengan alamat memori tertentu. Sebagai contoh, sebuah variabel P bertipe pointer
bernilai 0×0041FF2A, berarti P menunjuk pada alamat memori 0041FF2A. Pointer
dideklarasikan seperti variabel biasa dengan menambahkan tanda * (asterik) yang
mengawali nama variabel.

Bentuk Umum:
namaVariabel;
Contoh:
float * px;
Statement di atas mendeklarasikan variabel px yang merupakan pointer. Penyebutan
tipe data float berarti bahwa alamat memori yang ditunjuk oleh px dimaksudkan untuk
berisi data bertipe float.

2. ARRAY
Array adalah suatu struktur yang terdiri dari sejumlah elemen yang memiliki tipe data
yang sama. Elemen-elemen array tersusun secara sekuensial dalam memori komputer.
Array dapat berupa satu dimensi, dua dimensi, tiga dimensi ataupun banyak dimensi
(multi dimensi).

2.1 Array Satu Dimensi
Array Satu dimensi tidak lain adalah kumpulan elemen-elemen identik yang
tersusun dalam satu baris. Elemen-elemen tersebut memiliki tipe data yang
sama, tetapi isi dari elemen tersebut boleh berbeda.

2.2. Array Dua Dimensi
Array dua dimensi sering digambarkan sebagai sebuah matriks, merupakan
perluasan dari array satu dimensi. Jika array satu dimensi hanya terdiri dari
sebuah baris dan beberapa kolom elemen, maka array dua dimensi terdiri dari
beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertipe sama

3. STRUCTURE
Structure (struktur) adalah kumpulan elemen-elemen data yang digabungkan menjadi
satu kesatuan. Masing-masing elemen data tersebut dikenal dengan sebutan field. Field
data tersebut dapat memiliki tipe data yang sama ataupun berbeda. Walaupun fieldfield
tersebut berada dalam satu kesatuan, masing-masing field tersebut tetap dapat
diakses secara individual.

Field-field tersebut digabungkan menjadi satu dengan tujuan untuk kemudahan dalam
operasinya. Misalnya Anda ingin mencatat data-data mahasiswa dan pelajar dalam
sebuah program, Untuk membedakannya Anda dapat membuat sebuah record
mahasiswa yang terdiri dari field nim, nama, alamat dan ipk serta sebuah record pelajar yang terdiri dari field-field nama, nonurut, alamat dan jumnilai. Dengan demikian akan lebih mudah untuk membedakan keduanya.
Untuk menggunakan struktur, tulis nama struktur beserta dengan fieldnya yang
dipisahkan dengan tanda titik (“ . “). Misalnya Anda ingin menulis nim seorang
mahasiswa ke layar maka penulisan yang benar adalah sebagai berikut:
cout<

4. LINKED LIST
Pada bab sebelumnya telah dijelaskan mengenai variabel array yang bersifat statis
(ukuran dan urutannya sudah pasti). Selain itu, ruang memori yang dipakai olehnya
tidak dapat dihapus bila array tersebut sudah tidak digunakan lagi pada saat program
dijalankan. Untuk memecahkan masalah di atas, kita dapat menggunakan variabel
pointer. Tipe data pointer bersifat dinamis, variabel akan dialokasikan hanya pada saat dibutuhkan dan sesudah tidak dibutuhkan dapat direlokasikan kembali.
Setiap ingin menambahkan data, Anda selalu menggunakan variabel pointer yang baru,
akibatnya Anda akan membutuhkan banyak sekali pointer. Oleh karena itu, ada
baiknya jika Anda hanya menggunakan satu variabel pointer saja untuk menyimpan
banyak data dengan metode yang kita sebut Linked List. Linked list adalah sekumpulan
elemen bertipe sama, yang mempunyai keterurutan tertentu, yang setiap elemennya
terdiri dari dua bagian.
infotype 8 sebuah tipe terdefinisi yang menyimpan informasi sebuah elemen list
next 8 address dari elemen berikutnya (suksesor)
Jika L adalah list, dan P adalah address, maka alamat elemen pertama list L dapat diacu dengan notasi : first (L)

Pembuatan Single Linked List dapat menggunakan 2 metode:
· LIFO (Last In First Out), aplikasinya : Stack (Tumpukan)
· FIFO (First In First Out), aplikasinya : Queue (Antrean)

– LIFO ( Last In First Out)
Lifo adalah suatu metode pembuatan Linked List di mana data yang masuk paling akhir
adalah data yang keluar paling awal. Hal ini dapat dianalogikan (dalam kehidupan
sehari-hari) dengan saat Anda menumpuk barang seperti digambarkan dibawah ini.
Pembuatan sebuah simpul dalam suatu linked list seperti digambarkan dibawah ini.
Jika linked list dibuat dengan metode LIFO, terjadi penambahan / Insert simpul di
belakang, dikenal dengan istilah INSERT.

– FIFO (Fisrt In Fisrt Out)
FIFO adalah suatu metode pembuatan Linked List di mana data yang masuk paling
awal adalah data yang keluar paling awal juga. Hal ini dapat di analogikan (dalam
kehidupan sehari-hari), misalnya saat sekelompok orang yang datang (ENQUEUE)
mengantri hendak membeli tiket di loket.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: